Parquet or rawPanduan Memilih Lantai KayuBelakangan ini, lantai kayu menjadi populer sebagai alas hunian. Pemilihan kayu sebagai pelapis lantai bukannya tanpa alasan. Selain memiliki nilai estetika yang tinggi, lantai kayu juga memberi kesan alami dan segar, sehingga orang akan merasa lebih nyaman dirumah.penggunaan lantai kayu juga dirasa lebih nyaman daripada lantai batu atau keramik, karena kayu memberikan suasana “dingin” pada rumah.

Ada berbagai jenis kayu yang bisa digunakan sebagai lantai, namun yang cukup populer adalah lantai kayu dengan bahan kayu jati, merbau, dan bengkirai. Hal ini dikarenakan kayu- kayu tersebut memiliki struktur yang kuat, stabil, dan awet. Kayu- kayu tersebut bisa dibentuk sesuai selera, diantaranya menjadi plank, strip, atau parket.

Dalam memilih lantai kayu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, karena jika memilihnya secara sembarangan, maka hasilnya tidak akan sesuai ekspektasi. Jadi, jika Anda masih awam dan asing dengan lantai kayu dan cara pemasangannya, sebaiknya tanyakan pada teknisi yang lebih ahli. Walaupun demikian, tidak ada salahnya kok jika Anda ingin observasi terlebih dahulu mengenai lantai kayu yang ingin Anda pasang dirumah. Berikut adalah panduan bagi Anda jika ingin memilih lantai kayu apa yang cocok bagi rumah Anda:

  1. Pilih Yang Massa Jenisnya Berat

Serat dan kekuatan kayu sangat mempengaruhi berat jenisnya. Semakin tinggi berat jenisnya, maka semakin awet pulalah kayu tersebut. Berat jenis tinggi berarti kepadatan seratnya juga tinggi. Hal ini sangat baik karena lantai tidak akan terlalu terpengaruh dengan perubahan suu dan cuaca, sehingga akan lebih awet. Contoh kayu yang massa jenisnya berat adalah ulin, jati, dan merbau.

  1. Hindarilah Sapwood dan Gubal

Gubal adalah bagian pinggiran kayu yang daya tahannya relatif buruk, karena rentan terhadap perubahan cuaca dan serangan hama. Sebaiknya, jangan gunakan kayu masih memiliki gubal karena tidak baik bagi lantai rumah Anda.

  1. Jangan Pakai Hati Kayu

Biasanya terletak di bagian tengah kayu. Tidak cocok untuk dijadikan lantai karena kurang kuat dalam menahan beban.

  1. Pilih Sesuai Jenis dan Kebutuhan

Lantai kayu memiliki beberapa jenis, yaitu Solid Wood Flooring, Laminate Flooring, dan Engineering Wood Flooring.

–        Solid wood flooring kualitasnya paling baik karena terbuat dari kayu utuh. Kekurangannya adalah pemasangan butuh waktu lama dan mudah memuai di udara lembab, sehingga kurang cocok bagi negara tropis seperti Indonesia.

–        Laminate flooring biasanya terbuat dari bubur kayu dan lem yang kemudian dilaminasi dengan kertas dekor motif kayu. Tidak tahan lembab sehingga kurang cocok dipasang di ruangan yang suhunya hangat/ panas.

–        Engineering wood merupakan jenis yang paling praktis karena instalasinya mudah. Selain itu, muai susutnya lamban sehingga membuatnya sangat stabil. Cocok untuk dipasang di daerah lembab.

Harga lantai kayu sangat bervariasi, tergantung dari bahan dan jenisnya. Oleh karena itu, pintar- pintarlah dalam membeli dan pertimbangan dengan matang sebelum Anda memilih. Selamat mencoba!